Rapid Test Negatif, 51 Pekerja Migran Dari Malaysia Pulang Kampung

Nilanurlimah.com - Rapid Test Negatif, 51 Pekerja Migran Dari Malaysia Pulang Kampung, Sebanyak 51 orang 51 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dipulangkan ke masing-masing kampung halamannya, setelah mengantongi hasil Rapid Test yang menunjukkan negatif Covid-19.

Sebelumnya, para PMI dari Kuala Lumpur Malaysia ini tiba di Rumah Perlindungan dan Trauma Center (RPTC), Bambu Apus, Jakarta, pada 9 April 2020 pukul 22.28 WIB. Mereka diantar dari Bandara Soekarno Hatta dengan menggunakan Bis Damri, moda transportasi yang telah bekerjasama dalam hal pemulangan PMI. Setelah menjalani rapid test Covid-19.

rapid Test Negatif, 51 Pekerja Migran Dari Malaysia Pulang Kampung
Rapid Test Negatif, 51 Pekerja Migran Dari Malaysia Pulang Kampung


Ke-51 PMI ini diantar pihak Kementerian Sosial kembali ke kampung halaman.


“Sesuai arahan Menteri Sosial Juliari P. Batubara, bahwa Kemensos bekerja sama dengan lintas sektor menangani kedatangan 114 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Malaysia dengan tunduk pada protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran COVID-19. Salah satunya pelaksanaan Rapid Test ini yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan,” kata Kepala Sub Direktorat Korban Perdagangan Orang, Dian Bulan Sari, Kamis (16/4).

Pihak Kemensos, lanjut Dian, mulai memulangkan para PMI sejak Kamis (16/4). Para PMI diantar ke Bandara Soekarno Hatta dengan menggunakan kendaraan dari Kemensos untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing.

Pemulangan tahap I pukul 00.15 WIB untuk tujuan NTT sebanyak 1 PMI, tujuan Surabaya sebanyak 27 PMI dan tujuan Lombok sebanyak 13 PMI. Pemulangan tahap II pukul 07.00 WIB tujuan Surabaya sebanyak 11 PMI.

Direktur Jenderal Rehabilitas Sosial, Harry Hikmat sempat mengunjungi para PMI sekaligus berdialog dengan mereka pada 10 April 2020. Harry mengajak para PMI berdialog seputar pengalaman mereka selama bekerja di Malaysia maupun pengalaman mereka ketika berada di tahanan Imigrasi. Dia juga memberikan motivasi bagi para PMI agar menjalani masa karantina dengan mengikuti aturan yang berlaku di RPTC Bambu Apus dan juga memberikan penguatan agar mereka menjalani semua proses dengan ikhlas.

Selama di RPTC Bambu Apus, Para PMI telah menjalani proses rehabilitasi. Layanan rehabilitasi tersebut dalam bentuk advokasi informasi tentang migrasi yang benar sesuai prosedur resmi pemerintah, trauma healing dan terapi kelompok yang diberikan oleh pekerja sosial. Selain itu, para PMI juga setiap pagi melaksanakan senam dan berjemur, selanjutnya diberi sosialiasasi tentang Perdagangan orang, korban tindak kekerasan.

Pemulangan PMI ini berlandaskan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Permenko PMK) No 3 tahun 2016 tentang Peta Jalan Pemulangan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Indonesia bermasalah. Proses pemulangan PMI ini merupakan kerjasama antara Kementerian Sosial dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesi (BP2MI), berkoordinasi juga dengan Kementerian Luar Negeri.

Sedangkan berdasarkan Permensos Nomor 30 tahun 2017 tentang pemulangan Warga Negara Migran Korban Perdagangan Orang dari Negara Malaysia ke Daerah Asal, tertuang bahwa tujuan pemulangan WNI untuk mengembalikan mereka ke daerah asal dan mempersatukan kembali dengan keluarga, masyarakat dan lingkungan sosialnya.

Sumber : Waspada.id

Tidak ada komentar untuk "Rapid Test Negatif, 51 Pekerja Migran Dari Malaysia Pulang Kampung"